I have no reason to complain

Setelah menikah, keinginanku untuk memiliki seorang anak semakin besar. Ya…pikiran pendekku saat itu hanya betapa lucu nya mempunyai bayi mungil dan mengajaknya bermain. Betapa serunya belanja perlengkapan bayi saat hamil. Berjalan-jalan dengan perut membuncit selama 9bulan, merasakan gerakannya didalam sana, dan suatu saat akan ada yang memanggilku ‘bunda’.

Ternyata setelah shahlaa lahir ke dunia ini, yang aku bayangkan sebelumnya hanya sedikit dari kebahagian yang aku rasakan sekarang. Call me ‘lebay’ ! Tapi coba tanya ke semua ibu diseluruh dunia ini !

Alhamdulillah..

Aku merasa amat sangat beruntung diberikan kesempatan untuk menjadi ibu, dimana masih banyak wanita lain yang perlu perjuangan keras dan penantian. Sedih rasanya dengar cerita beberapa orang sahabat akhir2 ini yang sedang ‘diuji’ kesabarannya. I feel you dear ..insya allah semua indah pada waktunya..

Dianugrahi seorang suami yang amat sangat mendukung dan menyayangiku dan shahlaa sepenuh hatinya. Insya Allah, amin ! Yang mengijinkanku untuk menjadi WaHM. Grateful !

“Being a full-time mother is one of the highest salaried jobs… since the payment is pure love.”

Dianugerahi seorang putri yang sehat, lucu, pintar, menggemaskan. Ya..ibu mana yang tidak bangga terhadap anaknya. I’m a proud mommy !! Terlebih ketika Shahlaa lahir dan diberikan kemudahan untuk menyusui hingga saat ini.

Terlalu banyak kebahagiaan yang aku rasakan selama ini, dan kadang membuatku berfikir, apa cukup rasa syukur dan terima kasih yang ku panjatkan dalam doa dan solat?

Anak adalah titipan Allah yang menjadi tanggung jawab kita sebagai orang tua. Andaikan saja ada sekolah untuk menjadi orang tua.

Bagiku, tanggung jawab menjadi orang tua amat sangat berat. Kadang aku berfikir..
Apakah yang aku lakukan selama ini sudah cukup ?
Apakah yang aku lakukan selama ini sudah benar ?

Tapi menurutku mendidik dan membesarkan anak bukan perihal benar atau salah. Aku yakin setiap orang tua tau yang terbaik untuk anaknya. Yang benar menurut saya dan untuk anak saya, belum tentu benar untuk ibu dan anak ibu.

Tapi pasti menjadikannya pribadi yang baik dan berakhlak adalah keinginan setiap orang tua.

Shahlaa..

maafin bunda ya nak, kalo selama ini bunda terkadang lalai mengurus dan menjagamu.

Kamu mengajari bunda banyak hal.

Kamu yang mengajari bunda untuk lebih bersabar.

Kamu yang membuat bunda selalu ingin belajar untuk menjadi ibu yang lebih baik.

Kamu yang membuat bunda bisa menjadi perempuan seutuhnya.

Kamu yang selalu buat bunda tersenyum dan tertawa.

Dan kamu yang membuat perubahan besar dalam diri bunda.

Terima kasih sayang..I love you my precious..with all my heart…

love,

bunda

Ps : I know you will not be able to understand this letter today. You’re only 1,5 years, but someday.. i know you will

3 responses to “I have no reason to complain

  1. Hiks, postingan ini mewakili perasaanku banget!! Yes, we’re so lucky. Luar biasa sekali rasanya jadi ibu. Kadang gue mikir, klo anak udah gede nanti apa kita akan tetep merasa ‘cinta menggebu-gebu’ spt skrg ini ya?? Hehe, I wanna feel like this forever! Sampe dia jadi kakek-kakek! Hahahah

  2. Salam kenal. Bagus sekali postingannya. Terima kasih banyak sudah shared. Iya, menjadi ibu yang baik adalah sesuatu yang tidak ternilai dengan uang & tidak mudah. Kita perlu support satu sama lain dari sesama moms..

    Share the Love, Dina @ http://blog.sweetbatik.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s